5 Faktor Risiko Kondisi Medis Patah Tulang Panggul

Patah tulang menjadi salah satu kondisi medis yang kerap dijumpai di kalangan masyarakat. Ada beberapa posisi tulang di bagian tubuh kita yang bisa mengalami patah. Salah satunya adalah di bagian tulang panggul. Biasanya akan dibutuhkan tindakan operasi tulang panggul untuk mengatasinya. Tentu saja tingkat keberhasilan operasi akan sangat dipengaruhi oleh berbagai hal.

Faktor Risiko Patah Tulang Panggul

Setiap kondisi medis biasanya memiliki faktor risiko masing-masing. Dengan memahami faktor risiko ini maka Anda bisa melakukan tindakan antisipasi yang tepat untuk mencegahnya terjadi. Berikut ini adalah 5 faktor risiko yang bisa mempengaruhi kondisi medis patah tulang panggul:

1. Usia

Faktor risiko yang pertama adalah usia. Pada dasarnya usia memang memiliki pengaruh besar pada kondisi kesehatan sistem muskuloskeletal. Kondisi kesehatan tulang juga pasti akan dipengaruhi usia. Semakin tua, biasanya kondisi kesehatan tulang akan menurun. Pada mereka yang usianya sudah tua, biasanya peluang patah tulang panggul jauh lebih besar karena memang kepadatan tulang sudah menurun.

2. Obesitas

Faktor berikutnya yang bisa meningkatkan peluang patah tulang panggul adalah obesitas. Saat tubuh kelebihan berat, maka beban yang ditanggung oleh tulang juga semakin besar. Terutama untuk area panggul yang memang akan menahan berat tubuh saat beraktivitas. Orang-orang yang berat badannya jauh melebihi angka normal atau obesitas, jelas akan memiliki risiko patah tulang panggul yang lebih besar.

3. Kebiasaan Konsumsi Alkohol

Bagaimanapun juga, kebiasaan konsumsi alkohol memang sangat buruk bagi kesehatan. Biasanya terlalu banyak konsumsi alkohol akan memicu terjadinya kerusakan jantung. Selain itu kebiasaan buruk ini juga bisa memicu osteoporosis dan patah tulang panggul. Jika sudah terjadi hal semacam ini maka tindakan operasi tulang panggul harus dilakukan.

4. Kekurangan Gizi

Patah tulang panggul juga bisa mengancam mereka yang kekurangan gizi atau malnutrisi. Perlu diingat bahwa pola makan sehat sangat penting bagi tubuh dan bisa berpengaruh pada kesehatan tulang. Saat tubuh kekurangan asupan nutrisi khususnya protein, kalsium, dan vitamin D, maka kesehatan tulang juga akan menurun. Akibatnya, risiko patah tulang pun jadi jauh lebih besar.

5. Malas Olahraga

Orang yang malas berolahraga atau beraktivitas fisik juga biasanya punya risiko lebih besar mengalami patah tulang panggul. Hal ini disebabkan oleh melemahnya fungsi otot dan tulang karena tidak dipakai untuk aktif bergerak. Oleh sebab itu, pastikan Anda selalu aktif bergerak dan berolahraga demi menjaga kesehatan tulang.

Jika memang terjadi kondisi patah tulang panggul, maka bersiaplah untuk menjalani operasi. Siapkan biaya operasi total hip replacement sesuai kebijakan rumah sakit yang sudah Anda pilih. Jangan lupa, pastikan tubuh dan mental dalam kondisi siap untuk menjalani tindakan tersebut agar proses bedah bisa berjalan lancar tanpa hambatan.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.